Menu Atas

Iklan

iklan

Andi Arief Sentil Anak Presiden

Rabu, 23 Desember 2020 | 04:03 WIB Last Updated 2020-12-31T20:48:07Z

Kolase potret Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Andi Arief (kanan).


Oposisi.co - Polemik isu dugaan keterlibatan Gibran Rakabuming Raka dalam proyek korupsi dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 masih terus bergulir.

Gibran disebut-sebut menjadi pihak yang merekomendasikan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) sebagai pihak penyedia tas atau goodie bag yang digunakan untuk paket bantuan sosial.


Anak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu telah membantah keterlibatannya dalam kasus korupsi dana bansos yang menjerat Mensos Juliari P Batubara tersebut.


Gibran menegaskan jika niat ingin melakukan tindakan korupsi bisa melakukannya sedari dulu dan tidak baru-baru ini. 


"Kalau mau korupsi, kenapa kok baru sekarang, tidak dulu-dulu? Tidak. Saya tidak pernah seperti itu. Jika ingin proyek lebih besar dari PLN, Pertamina, dan jalan tol itu nilainya sampai triliunan rupiah," ujar Gibran.


Tampaknya pernyataan Gibran tersebut menarik perhatian salah satu politisi Partai Demokrat yakni Andi Arief.


Melalui akun Twitter pribadinya @Andiarief, Selasa 22 Desember 2020, Andi mengatakan argumen atau bantahan Gibran tersebut tidak terlalu kuat untuk membuktikan semuanya.


Argumen bahwa kalau mau korupsi dari dulu saja itu lemah Mas Goodie. Karena bisa dibantah dengan argumen ketauannya baru sekarang,” ujar Andi.


Sebelumya, Andi juga mengatakan bahwa jika benar Gibran terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bansos ini, maka Presiden Jokowi seharusnya sudah tahu sikap yang harus diambil.


Kalau benar Gibran ada dalam skema bancakan peggadaan bansos, Pak Jokoei semestinya tahu apa yang sekarang harus dia lakukan,” ujarnya.


Sementara itu, Gibran kembali menegaskan tidak pernah ikut-ikutan merekomendasikan dana bantuan sosial terkait kasus korupsi yang menyeret mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.


Gibran mempersilakan kepada pihak manapun untuk mengkonfirmasi pada pihak PT Sritex dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gibran meminta tuduhan itu dibuktikan, karena dia merasa dirinya tidak pernah melakukan korupsi.


Menurut Gibran semua bisa dicek secara online. Jika kurang jelas silahkan ke Bendahara II DPC PDIP Kota Surakarta, Roro Indradi Sarwoindah.


Gibran memberikan keterangan ini di sela-sela acara kegiatan Bakti Sosial di Banyuagung, Banjarsari, Solo.


Gibran mempersilakan kepada pihak manapun untuk mengkonfirmasi pada pihak PT Sritex dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gibran meminta tuduhan itu dibuktikan, karena dia merasa dirinya tidak pernah melakukan korupsi.


Menurut Gibran semua bisa dicek secara online. Jika kurang jelas silahkan ke Bendahara II DPC PDIP Kota Surakarta, Roro Indradi Sarwoindah.


Gibran memberikan keterangan ini di sela-sela acara kegiatan Bakti Sosial di Banyuagung, Banjarsari, Solo.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Andi Arief Sentil Anak Presiden

Iklan

iklan